Doa Berlindung Dari Keburukan dan Murka Allah
Menurut riwayat dari Abdullah bin ‘Umar, Nabi Muhammad ๏ทบ berdoa:
ุงูููููููู ูู ุฅูููููู ุฃูุนูููุฐู ุจููู ู ููู ุฒูููุงูู ููุนูู ูุชูููุ ููุชูุญูููููู ุนูุงููููุชูููุ ููููุฌูุงุกูุฉู ููููู ูุชูููุ ููุฌูู ูููุนู ุณูุฎูุทููู
“Allaahumma innii a’uudzu bika min zawaali ni’matik, wa tahawwuli ‘aafiyatik, wa fujaa-ati niqmatik, wa jamii’i sakhathik.”
Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat yang telah Engkau berikan, dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu.
Doa ini memohon perlindungan kepada Allah dari empat hal:
Zawรขl (hilangnya) nikmat โ yaitu agar nikmat (termasuk Islam, iman, kebaikan, rezeki, karunia Allah) tidak dicabut.
Tahawwul โaafiyah (berubahnya afiyah / kesehatan/kemapanan) โ agar kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan tetap terjaga, tidak berubah menjadi sakit atau kesengsaraan.
Fujรขโah niqmah (kedatangan azab/siksaan secara mendadak) โ memohon agar dijauhkan dari cobaan, musibah, atau azab yang datang tiba-tiba tanpa peringatan.
Jamฤซสฟ sakhat (segala kemurkaan / murka Allah) โ agar dijauhkan dari sebab-sebab yang mendatangkan kemurkaan dan murka Allah.
Hadits ini termasuk doa yang diajarkan Nabi ๏ทบ sebagai permohonan perlindungan dari hal-hal buruk yang bisa terjadi baik di dunia maupun akhirat.
Keterangan dan Dalil:
HR.Muslim no.2739
Wallahu’alam…




